Membuktikan Hasil Shaum

Hasil shaum yang dapat kita nilai

“Bagaimana membuktikan hasil saum Ramadhan seseorang secara nyata?” tanya seorang murid kepada seorang mursyid (guru spiritual).

“Lihat saja perilakunya diluar bulan Ramadhan. Apakah ia masih tetap saum, menahan diri dari makan, minum dan syahwat yang berlebihan? Apakah ia masih rutin menegakkan shalat malam? Apakah ia suka berderma penuh keikhlasan, berbuat baik pada sanak saudara dan kenalan? Membantu orang yang membutuhkan dan siap ber-amar ma’ruf nahyi munkar? Jika ya, itulah wujud orang yang saumnya makbul. Jika tidak, berarti hanya saum formalitas. hanya mendapat lapar dan dahaga saja.”