Lebih Baik Hanya Mimpi

Mimpi yang indah dan membuat kita senang.

Nasruddin Khaja bermimpi diberi uang oleh seseorang. Mula-mula sedirham, kemudian sedirham lagi. Begitu terus hingga sembilan dirham. Pada tangan seseorang itu masih ada sedirham yang tampak tidak akan diberikan.

“Sembilan dirham atau sepuluh dirham kurang satu, amat tanggung. Mengapa tidak Anda berikan yang satu itu sekalian?” seru Nasruddin.

Bersamaan dengan itu, ia terbangun. Ia hanya mendapatkan tangannya mengepal. Tapi tidak ada sembilan dirham di situ. Juga seseorang yang memberinya uang tadi, tidak nampak.

“Daripada tidak sama sekali, lebih baik yang sembilan dirham saja saya ambil.” kata Nasruddin sambil mencoba tidur lagi dan berharap orang yang memberinya sembilan dirham tadi datang kembali.

Karena kantuk tidak datang, uang pun tetap tak muncul-muncul. Nasruddin mengeluh, “Ah, saya kira lebih baik mimpi punya uang daripada bangun tetapi uang tidak ada sama sekali.”