<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Quran, Kisah Dan Mutiara Hikmah</title>
	<atom:link href="http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 04:49:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='belajarmembacaalquran.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ce6e9035ced865fbe064a49b91082f52?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Belajar Quran, Kisah Dan Mutiara Hikmah</title>
		<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/osd.xml" title="Belajar Quran, Kisah Dan Mutiara Hikmah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H</title>
		<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/26/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h/</link>
		<comments>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/26/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 04:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Waluyo Al-Fadhil</dc:creator>
				<category><![CDATA[post]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/26/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h/</guid>
		<description><![CDATA[Admin Blog Mengucapkan :<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=266&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Admin Blog Mengucapkan :<br />
<a href="http://ayobelajarngaji.com/2011/08/pesan-cd-dan-idul-fitri.html"><img src="http://belajarmembacaalquran.files.wordpress.com/2011/08/idul-fitri.jpg?w=632" alt="" title="idul fitri"   class="alignnone size-full wp-image-265" /></a></p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=266&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/26/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/feeae0b427727c2b627273df130c0ed6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Wal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarmembacaalquran.files.wordpress.com/2011/08/idul-fitri.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">idul fitri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berinteraksi dengan Al Qur’an</title>
		<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/16/berinteraksi-dengan-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/16/berinteraksi-dengan-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 07:48:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Waluyo Al-Fadhil</dc:creator>
				<category><![CDATA[al-quran]]></category>
		<category><![CDATA[alquran]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Hidup di dalam naugan Al Qur’an adalah kenikmatan &#8211; kenikmatan yang tidak mengetahuinya kecuali yang merasakannya (Sayyid Qutb) Bagaimana mengatasi rasa malas, jenuh dan futur dalam berinteraksi dengan Al Qur’an (mis. Tilawah, menghafal, muroja’ah, tahsin dan tadabbur). Rasa malas, jenuh dan futur (lemah semangat) adalah sifat yang manusiawi dan wajar bagi setiap manusia, hampir setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=261&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Hidup di dalam naugan Al Qur’an adalah kenikmatan &#8211; kenikmatan yang tidak mengetahuinya kecuali yang merasakannya (Sayyid Qutb)</em></p>
<p>Bagaimana mengatasi rasa malas, jenuh dan futur dalam berinteraksi dengan Al Qur’an (mis. Tilawah, menghafal, muroja’ah, tahsin dan tadabbur). Rasa malas, jenuh dan futur (lemah semangat) adalah sifat yang manusiawi dan wajar bagi setiap manusia, hampir setiap mukmin yang ingin memiliki interaksi yang baik dengan Al Qur’an sering merasakan problema ini, bahkan bisa jadi sepanjang hidupnya. Hanyalah malaikat yang tidak memiliki perasaan ini, adanya perasaan ini sejalan dengan tabiat kehidupan itu sendiri, yang dijadikan oleh Allah sebagai ujian bagi manusia. Perasaan di atas ibaratnya adlah suatu tantangan yang harus dilalui sebelum manusia sampai finish kehidupannya yakni mati. Dengan demikian akan terlihat siapa yang berprestasi dan tidak dalam menjalani kehidupan yang sangat sebentar ini.<br />
<span id="more-261"></span><br />
Jadi yang tidak wajar adalah ketika kita menyerah dalam menghadapi kondisi seperti ini, tunduk apa yang diinginkan oleh hawa nafsu kita, atau kita menunggu biar perasaan itu hilang dengan sendirinnya, sementara kita sendiri tidak tahu berapa lama dia akan pergi dari diri kita, seminggu atau sebulan, sementara usia kita sudah semakin dekat dengan finish. Oleh karena itu semakin terlatih jiwa kita untuk mengatasi kondisi seperti ini, semakin singkat masa malas dan utur yang menimpa kita, silahkan anda melihat realita kehidupan teman–teman anda, diantara mereka ada yang terhinggapi rasa malas sebentar ada yang lama dan seterusnya, semua tergantung sejauh mana ia biasa mengatasi kondisi ini, Maka yang harus disadari dalam memeahami hakikat perasaan ini adalah hakikat kehidupan adalah perjuangan, siap menelan pil pahit kehidupan, adalah mustahil jika kita menginginkan perjalanan hidup ini semuanya manis, beruntunglah orang yang kehidupannya dihabiskan dalam rangka mengatasi pahitnya rasa malas dan futurnya. Begitu besarnya bahaya malas dan futur ini, sampai-sampai Rosul setiap berlindung kepada Allah dari perasaan ini : “Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari ketidak berdayaan dan rasa malas.”</p>
<p>Sekarang marilah kita fahami hakikat malas dan futur tanyakan pada diri anda, mengapa saya menjadi malas dan futur? Rasa malas adalah kondisi kejiwaan yang sedang bermasalah, apakah karena lelah atau jenuh, persis seperti fisik yang juga merasakan lelah, bosan, walaupun mengatasi kelelahan fisik jauh lebih mudah dari pada mengatasi kelelahan jiwa. Oleh karena itu fahamilah kondisi diri anda dengan baik, agar anda dapat mengatasi dengan baik. Berikut beberapa kiat mendeteksi latar belakang malas dan futur dalam diri anda :</p>
<p>Rasa malas atau futur yang disebabkan oleh kelemahan jiwa, sementara yang akan kita lakukan sangat membutuhkan kekuatan ruhiyah, ketidak seimbangan seperti ini kerap membuat jiwa kita tidak siap menghadapi Al Qur’an, jangankan untuk membacanya, sekedar membuka mushaf saja kita tidak siap. Jiwa yang lemah bisa disebabkan karena melemahnya iman, sedangkan iman yang lemah disebabkan sangat sedikitnya ketaatan kepada Allah, atau banyaknya maksiat yang dilakukan. Jika anda mengalami kondisi seoerti ini, maka solusinya sangatmudah segeralah lakukan tindakan meningkatkan keimanan dengan mempebanyak amal shalih dan istighfar yang banyak.</p>
<p>Allah swt berfirman yang artinya: “ &#8230;&#8230;Mintalah ampunan kepada Robb kalian dan kembalilah kepadaNya, niscaya Allah menurunkan hujan yang deras, dan menambahkan suatu kekuatan pada kekuatan yang ada pada kalian . . . (QS 11 : 52)</p>
<p>Rasa malas dan futur yang disebabkan oleh kondisi yang sangat monoton, kegiatan yang berlangsung berbulan &#8211; bulan secara monoton begitu lagi, begitu lagi, wajar apabila tiba-tiba jiwa kita kehilangan semangat untuk berinteraksi dengan Alqur’an solusinnya lebih mudah lagi, jika kita mau mengatasinnya. Ciptakan situasi yang baru. Malas seperti ini hanyalah karena kejenuhan dengan lingkungan yang biasa bersama kita, kondisi rumah, masjid, teman, dan lain sebagainya dimana kita biasa berada dapat memicu kejenuhan. Rosulullah saw bersabda “Rowwihul Quluub (hiburlah hati anda).</p>
<p>Menghibur hati dapat dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang mubah, seperti rihlah, menikmati hiburan-hiburan yang di ijinkan oleh islam dan lain sebagainya. Yang terpenting dalam hal ini jangan sampai berlebih-lebihan dan keterusan dan tengelam dalam hiburan,karena tidak mustahil saat anda melakukan kegiatan yang mubah atas nama Tarwihul Quluub, saat itu syetan berusaha menenggelamkan anda dalam mubahat, akhirnya anda tidak tertarik dengan Al Qur’an.</p>
<p>Rasa malas dan futur yang disebabkan oleh beban problem kehidupan yang sangat berat, rasa malas seperti ini terjadi karena terpecahnya konsentrasi anda dalam menjalani kegiatan kehidupan. Solusi kondisi seperti ini mirip nomer satu, amal shalih yang banyak, sesungguhnya akan mendatangkan pertolongan Allah untuk menyelesaikan semua problem anda. Untuk itu jangan sekali-kali percaya dengan suatu bisikan syetan yang mengisyaratkan, seakan -akan semakin jauh dari Al Qur’an semakin cepat menyelesaikan problem yang sedang anda alami, yakinlah demi Allah bahwa yang terjadi adalah sebaliknya, semakin dekat dengan Allah, semakin kuat ruhiyah anda utnuk menerima beban problem yang anda pikul,selain itu Allahpun akan segera menolong anda.</p>
<p>Yakinlah dengan janji Allah: “Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan solusi dari semua problem hidupnya dan memberinya rizqi dari arah yang tidak diduga.” (QS 65 :2,3). Bahkan rosulpun menjanjikan dengan janji yang sama :“Barang siapa yang banyak beristigfar, Allah akan memberikan solusi bagi problemnya, dan menjadikan kesenangan dalam kesusahannya serta memberinya rizki dari arah yang tidak diduga”. (HR. Abu Dawud)</p>
<p>Dari tiga solusi diatas, ada beberapa hal yang harus kita ingat, dalam menjaga semangat berinteraksi dengan Al Qur’an :</p>
<p>Kejujuran niat kita kepada Allah, bahwa kita benar-benar ingin berinteraksi dengan Al Qur’an, sehingga akan selalu ada jalan dalam mengalami kesulitan jika ada kemauan.</p>
<p>Keseriusan kita dalam berdo’a kepada Allah, sikap ini merupakan lambang ketawadlu’an kita kepada Allah, bahwa sesungguhnya diri kita adalah makhluk yang tidak ada apa-apanya tanpa pertolongan Allah, sekaligus kita akan terjaga dari sikap ghurur(bangga diri)dalam beramal,khususnya berinteraksi dengan Al Qur’an.</p>
<p>Meningkatkan ukhuwwah dengan saudara-saudara kita yang memiliki cita-cita yang sama, ukhuwwah yang diwarnai rasa cinta, hati yang bersih, selalu mengutamakan kepentingan saudaranya dan saling mendo’akan diantara mereka, (QS 59 : 9-10) sehingga tercipta suasana amal jama’i (kebersamaan) yang hidup, karena pada hakikatnya semua yang kita rasakan dalam proses berinteraksi dengan Al Qur’an, sesungguhnya juga dirasakan oleh semua saudara kita.</p>
<p><em>Dikutip dari Buletin QUR’ANUNA</em></p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=261&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/16/berinteraksi-dengan-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/feeae0b427727c2b627273df130c0ed6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Wal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al-Qur`an Sebagai Mahar</title>
		<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/15/al-quran-sebagai-mahar/</link>
		<comments>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/15/al-quran-sebagai-mahar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 06:03:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Waluyo Al-Fadhil</dc:creator>
				<category><![CDATA[al-quran]]></category>
		<category><![CDATA[alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Pada jaman Rasulullah S.A.W proses pernikahan yang terjadi terkesan begitu mudah dan sederhana tanpa harus menunggu kemapanan dunia terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah ketika suatu saat Rasulullah S.A.W. sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, datanglah seorang wanita menghadap beliau lalu berkata. &#8220;Wahai Rasulullah, sesungguhnya kedatangan saya ini tidak lain adalah untuk menghibahkan diriku kepadamu&#8221;. Maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=255&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada jaman Rasulullah S.A.W proses pernikahan yang terjadi terkesan begitu mudah dan sederhana tanpa harus menunggu kemapanan dunia terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah ketika suatu saat Rasulullah S.A.W. sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, datanglah seorang wanita menghadap beliau lalu berkata. &#8220;Wahai Rasulullah, sesungguhnya kedatangan saya ini tidak lain adalah untuk menghibahkan diriku kepadamu&#8221;. Maka Rasulullah pun memperhatikan wanita itu dengan seksama. Kemudian beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanpa berkomentar. Melihat hal itu wanita tersebut paham bahwa Rasulullah belum menghendaki dirinya. Wanita itu lalu duduk.</p>
<p><span id="more-255"></span>Tak berapa lama kemudian bangkitlah salah seorang sahabat Rasulullah dan berkata : &#8221; Ya Rasulullah, jika engkau tak menginginkannya maka nikahkanlah ia denganku saja.&#8221; Rasulullah bertanya kepada lelaki tersebut, &#8220;Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk mahar)?&#8221; Ia menjawab, &#8220;Demi Allah saya tidak memiliki apa-apa ya Rasulullah.&#8221; &#8220;Pergi dan temuilah keluargamu, barangkali kamu mendapatkan sesuatu disana.&#8221; Pinta beliau. Lelaki itupun mengikuti saran Rasulullah S.a.w. Tak berapa lama kemudian ia kembali lagi lalu berkata, &#8220;<br />
Demi Allah saya tidak mendapati sesuatupun disana&#8221;. Rasulullah S.a.w bersabda :&#8221;Lihatlah kembali, walau hanya sekedar cincin besi.&#8221; Iapun pulang, lalu kembali menemui Rasulullahþ, seraya berkata, &#8220;Demi Allah wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa disana walau sekedar cincin besi sekalipun. Tetapi ini saya mempunyai kain sarung.&#8221; Lelaki itu bermaksud membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua bagian, separuh untuknya, sisanya untuk mahar. Beliau S.a.w bersabda &#8220;Apa yang hendak engkau lakukan dengan kainmu itu ? Jika engkau mengenakannya, ia tidak dapat menggunakan sisa kainnya, demikian pula jika ia mengenakannya engkau tidak dapat menggunakan sisa kainnya.&#8221;</p>
<p>Rupanya kain tersebut hanya cukup untuk satu orang, jika dibagi dua justru tidak dapat dimanfaatkan untuk menutup aurat. Maka laki-laki itupun duduk dalam jangka waktu yang lama, kemudian bangkit dan pergi meninggalkan tempatnya. Melihat hal itu Rasulullah S.a.w menyuruh seseorang untuk memanggilnya kembali, dan menanyakan apakah ia mempunyai hapalan Al Qur`an. Setelah laki-laki tersebut menyebutkan hapalan Al Qur`an yang dimilikinya, beliau S.a.w bersabda, &#8220;Pergilah, aku telah berikan wanita itu kepadamu dengan hapalan Al Qur`an yang engkau miliki.&#8221;</p>
<p>Demikianlah kemudahan menikah pada jaman kenabian. Adakah yang ingin mencontohnya ? Wallahu a`lam.<br />
sumber bacaan : Subulus Salam bab Nikah</p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=255&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/15/al-quran-sebagai-mahar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/feeae0b427727c2b627273df130c0ed6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Wal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tingkatan Bacaan Al Quran</title>
		<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/14/tingkatan-bacaan-al-quran/</link>
		<comments>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/14/tingkatan-bacaan-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 08:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Waluyo Al-Fadhil</dc:creator>
				<category><![CDATA[al-quran]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Terdapat 4 tingkatan atau mertabat bacaan Al-Quran iaitu bacaan dari segi cepat atau perlahan. At-Tartil : Bacaannya yg perlahan², tenang dan melafazkan setiap huruf daripada makhrajnya yg tepat serta menurut hukum² bacaan Tajwid dgn sempurna, merenung maknanya, hukum dan pengajaran daripada ayat. Tahqiq: Bacaannya seperti Tartil cuma lebih lambat dan perlahan, seperti membetulkan bacaan huruf [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=250&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;">Terdapat 4 tingkatan atau mertabat bacaan Al-Quran iaitu bacaan dari segi cepat atau perlahan.</p>
<p></span></p>
<ul>
<li>
<p align="center"><strong>At-Tartil </strong>: Bacaannya yg perlahan², tenang dan melafazkan setiap<br />
huruf daripada makhrajnya yg tepat serta menurut hukum²<br />
bacaan Tajwid dgn sempurna, merenung maknanya, hukum dan pengajaran daripada ayat.</p>
</li>
<li>
<p align="center"><strong><strong>Tahqiq</strong>: </strong>Bacaannya seperti <em>Tartil</em> cuma lebih lambat dan perlahan, seperti membetulkan bacaan huruf drp makhrajnya, menepatkan kadar bacaan <em>mad</em> dan <em>dengung.</em></p>
</li>
<li>
<p align="center"><strong><strong>Al-Hadar</strong>: </strong>Bacaan yg cepat serta memelihara hukum² bacaan Tajwid.</p>
</li>
<li>
<p align="center"><strong><strong>At-Tadwir</strong>: </strong>Bacaan yg pertengahan antara tingkatan bacaan Tartil dan Hadar, serta memelihara hukum² Tajwid.</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align:left;" align="center"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><strong><em><strong>Perhatian :</strong></em></p>
<ul>
<li>Tingkatan bacaan <em>Tartil</em> ini biasanya bagi mereka yg sudah mengenal makhraj² huruf, sifat² huruf dan hukum² Tajwid. Tingkatan bacaan ini adalah lebih baik dan lebih diutamakan.</li>
</ul>
<ul>
<li>Tingkatan bacaan <em>Tahqiq</em> ini biasanya bagi mereka yg baru belajar membaca Al-Quran supaya dpt melatih lidah menyebut huruf dan sifat huruf dgn tepat dan betul.</li>
</ul>
<ul>
<li>Tingkatan bacaan <em>Hadar</em> pula biasanya bagi mereka yang telah menghafal Al-Quran, supaya mereka dapat mengulang bacaannya dlm masa yg singkat.</li>
</ul>
<ul>
<li>Tingkatan terakhir pula ialah <em>Tadwir</em> yakni pertengahan antara <em>Tartil</em> dan <em>Hadar</em></strong></span></p>
</li>
</ul>
<p style="text-align:left;" align="justify"><strong> </strong></p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=250&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/14/tingkatan-bacaan-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/feeae0b427727c2b627273df130c0ed6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Wal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Alquran dan Membacanya</title>
		<link>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/13/keutamaan-alquran-dan-membacanya/</link>
		<comments>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/13/keutamaan-alquran-dan-membacanya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 23:35:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Waluyo Al-Fadhil</dc:creator>
				<category><![CDATA[al-quran]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Keutamaan yang paling besar ialah bahwa ia adalah kalam Allah, yang pujian terhadapnya telah difirmankan Allah di beberapa ayat seperti berikut. &#8220;Dan, ini (Alquran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi.&#8221; (Al-An&#8217;am: 92). &#8220;Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus.&#8221; (Al-Isra&#8217;: 9). &#8220;Yang tidak datang kepadanya (Alquran) kebatilan, baik dari depan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=245&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keutamaan yang paling besar ialah bahwa ia adalah kalam Allah, yang pujian terhadapnya telah difirmankan Allah di beberapa ayat seperti berikut.</p>
<p>&#8220;Dan, ini (Alquran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi.&#8221; (Al-An&#8217;am: 92).</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus.&#8221; (Al-Isra&#8217;: 9).</p>
<p>&#8220;Yang tidak datang kepadanya (Alquran) kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya.&#8221; (Fushshilat: 42).</p>
<p>Dari hadis Utsman bin Affan r.a., bahwa Nabi saw. bersabda, Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.&#8221; (HR Bukhari).<br />
<span id="more-245"></span><br />
Dari Anas r.a., dia berkata, Rasulullah saw. bersabda :</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya Allah mempunyai dua ahli di antara manusia.&#8221;</p>
<p>Mereka bertanya, &#8220;Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?&#8221;</p>
<p>Beliau menjawab, &#8220;Ahli Alquran adalah ahli (tentang) Allah orang-Nya yang khusus.&#8221; (HR An-Nasai, Ahmad, dan Ibnu Majah).</p>
<p>Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa Nabi saw. bersabda, Allah tidak mengazab hati yang memperhatikan Alquran.</p>
<p>Dari Ibnu Umar r.a., dari Nabi saw., beliau bersabda : &#8220;Dikatakan kepada orang yang berteman dengan Alquran, &#8216;Bacalah dan bacalah sekali lagi serta bacalah secara tartil, seperti yang engkau lakukan di dunia, karena manzilahmu terletak di akhir ayat yang engkau baca.&#8221; (HR Tirmizi, Abu Daud, Ahmad, Al-Baghawi, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim).</p>
<p>Dari Buraidah r.a., Nabi saw. bersabda : &#8220;Sesungguhnya Alquran bertemu temannya pada hari kiamat saat kuburnya dikuak dalam rupa orang laki-laki yang pucat. Dia (Alquran dalam rupa laki-laki pucat) bertanya, &#8216;Apakah engkau mengenalku?&#8217;</p>
<p>Dia menjawab, &#8216;Aku tidak mengenalmu.&#8217;</p>
<p>Alquran berkata, &#8216;Aku adalah temanmu, Alquran, yang membuatmu kehausan pada siang hari yang panas dan membuatmu berjaga pada malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang itu mengharapkan hasil perdagangannya, dan sesungguhnya pada hari ini aku adalah milikmu dari hasil seluruh perdagangan.&#8217;</p>
<p>Lalu dia memberikan hak milik orang itu dengan tangan kanan Alquran dan memberikan keabadian dengan tangan kirinya, sedangkan bapaknya (Alquran) mengenakan dua pakaian yang tidak kuat disangga dunia.</p>
<p>Kedua pakaian itu bertanya, &#8216;Karena apa kami engkau kenakan?&#8217;</p>
<p>Ada yang menjawab, &#8216;Karena peranan anakmu Alquran.&#8217;</p>
<p>Kemudian dikatakan kepada orang itu, &#8216;Bacalah sambil naik ke tingkatan-tingkatan surga dan bilik-biliknya.&#8217; Maka, dia naik sesuai dengan apa yang dibacanya, baik dibaca dengan cepat atau secara tartil.&#8221; (HR Ahmad dan Ad-Darimi).</p>
<p>Ibnu Mas&#8217;ud r.a. berkata, &#8220;Orang yang membaca Alquran harus tahu waktu malamnya saat manusia tidur, waktu siangnya saat mereka makan, kedukaannya saat mereka bergembira, tangisnya saat mereka tertawa, diamnya saat mereka bersuara gaduh, dan khusunya saat mereka berhura-hura. Namun begitu, dia tidak boleh bersikap kasar, kaku, dan lupa diri.&#8221;</p>
<p>Al-Fudhail r.a. berkata, &#8220;Orang yang membawa (membaca) Alquran sama dengan orang yang membawa panji Islam. Dia tidak perlu bercanda dengan orang-orang yang suka bercanda, berkumpul dengan orang-orang yang suka bermain-main, sebagai bentuk pengagungan terhadap Allah.&#8221;</p>
<p>Al-Imam Ahmad bin Hambal rhm. berkata, &#8220;Aku pernah bermimpi bertemu Rabbul-Izzati dalam tidur. Aku bertanya kepada-Nya, &#8216;Ya, Rabi, apakah sesuatu yang bisa dipergunakan orang-orang untuk mendekatkan diri kepada-Mu?&#8217;</p>
<p>Dia menjawab, &#8216;Dengan kalam-Ku wahai Ahmad.&#8217;</p>
<p>Aku bertanya lagi, &#8216;Dengan disertai pemahaman ataukah tanpa disertai pemahaman?&#8217;</p>
<p>Dia menjawab, &#8216;Dengan pemahaman ataukah tanpa pemahaman&#8217;.&#8221;</p>
<p>sumber: Diadaptasi dari Minhajul Qashidin</p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarmembacaalquran.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarmembacaalquran.wordpress.com&amp;blog=14527041&amp;post=245&amp;subd=belajarmembacaalquran&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarmembacaalquran.wordpress.com/2011/08/13/keutamaan-alquran-dan-membacanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/feeae0b427727c2b627273df130c0ed6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Wal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
